Untuk meningkatkan kapabilitas industri pracetak/prategang Indonesia agar dapat mendukung pembangunan infrastruktur secara besar-besaran pada tahun 2015-2019, IAPPI dan AP3I membentuk tim untuk melakukan studi banding Ke Amerika Serikat pada tanggal 27 April 2015 – 7 Mei 2015 . Ada 4 aspek studi yang dilakukan yaitu : sertifikasi pabrik pracetak, baik pabrik permanen maupun pabrik mobile; peralatan pengujian tahan gempa shaking table yang dapat menguji inovasi teknologi pracetak secara lebih realistis sehingga menghasilkan produk yang handal dan ekonomis; teknologi bangunan pracetak tahan gempa berkinerja tinggi baik untuk rumah tinggal, bangunan bertingkat medium, sampai bertingkat tinggi;dan teknologi jalan pracetak/prategang. Sebelum berangkat, tim beraudiensi dengan Bpk. Herdiyanto W Husaini, Plt Dirjen Bina Konstruksi Kemen PU PR Pada tanggal 24 April 2015. Beliau sangat mendukung kegiatan studi banding ini dan memberi beberapa arahan antara lain : untuk sertifikasi pabrik, selain dari Amerika juga dipelajari dari negara-negara lain seperti China dan Jepang; Untuk peralatan uji tahan gempa, studi banding diharapkan dapat memberikan masukan bagi Balitbang Kemen PU PR agar memodernisir peralatannya; Untuk bangunan gedung pracetak, studi banding agar dapat dapat memberikan rekomendasi teknologi untuk mendukung program pembangunan rumah susun sederhana; Untuk jalan
pracetak, beliau minta setelah studi banding dilakukan evaluasi menyeluruh dari berbagai teknologi yang pernah diterapkan (termasuk di Jalan Tol Kanci-Pejagan), agar dapat dihasilkan rekomendasi teknis dan teknologis jalan pracetak yang baku. Jika evaluasi sudah dilakukan, maka jalan pracetak/prategang dapat diterapkan secara bertahap untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur jalan raya di Indonesia.


'Studi Banding Industri Pracetak/Prategang ke Amerika oleh tim IAPPI dan AP3I : Audiensi dengan Plt Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.' has no comments
Be the first to comment this post!