{"id":529,"date":"2015-05-12T12:35:46","date_gmt":"2015-05-12T12:35:46","guid":{"rendered":"http:\/\/www.iappi-indonesia.org\/?p=529"},"modified":"2015-06-02T07:45:44","modified_gmt":"2015-06-02T07:45:44","slug":"iappi-ap3i-precast-industry-usa-comparative-study-hari-kesepuluh-studi-visitasi-pabrik-pracetakprategang-clark-pacific-di-sacramento-california","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/?p=529","title":{"rendered":"IAPPI-AP3I Precast Industry USA Comparative Study Hari Kesepuluh : Studi Visitasi Pabrik Pracetak\/Prategang Clark Pacific di Sacramento California."},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/www.iappi-indonesia.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/rsz_photo_5.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-530 size-full img-responsive\" src=\"http:\/\/www.iappi-indonesia.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/rsz_photo_5.jpg\" alt=\"rsz_photo_5\" width=\"320\" height=\"239\" srcset=\"https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/rsz_photo_5.jpg 320w, https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/rsz_photo_5-300x224.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/a>Studi banding industri pracetak\/prategang IAPPI-AP3I pada hari ke sepuluh , Senin 6 Mei 2015, adalah mengambil topik visitasi pabrik pracetak Clark Pacific, sebuah perusahaan pracetak terbesar di wilayah West Coast Amerika Serikat. Saat ini perusahaan ini mempunyai 4 plant besar di wilayah California. Pabrik di Sacramento yang ditinjau mempunyai luas 14 ha, sedangkan pabrik terluas yang dimiliki adalah sampai 100 ha. Studi dipandu oleh Mr. Farid Ibrahim, sebagai Director Preconstruction Service Structure Division, yang menjelaskan seluk beluk industri pracetak dalam dunia konstruksi Amerika Serikat. Clark Pacific memulai industri ini dari mulai komponen arsitektur, kemudian lanjut ke komponen struktur, dan akhirnya ke solusi total sistem pracetak penuh. Site visit pada pabrik di Sacramento memperlihatkan bagaimana industri ini sangat menjaga kualitas, sebagai ikon utama sistem pracetak. Semua cetakan terbuat dari baja, dan untuk konstruksi yang rumit, <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright  wp-image-531 img-responsive\" src=\"http:\/\/www.iappi-indonesia.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/rsz_photo_4.jpg\" alt=\"rsz_photo_4\" width=\"296\" height=\"221\" srcset=\"https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/rsz_photo_4.jpg 320w, https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/rsz_photo_4-300x224.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 296px) 100vw, 296px\" \/>perusahaan sudah menerapkan Building Information Modelling dan otomatisasi produksi. Mr. Ibrahim juga menjelaskan posisi industri pracetak terhadap pemilik bangunan, konsultan dan kontraktor di Amerika yang umumnya masih bersifat konservatif. Saat ini industri pracetak secara umum berkolaborasi dengan ketiga pihak tersebut dalam pengerjaan suatu proyek, walaupun begitu tim engineering perusahaan sebenarnya sudah siap untuk mengerjakan proyek secara design and built. Salah satu ikon proyek yang sedang dikerjakan Clark Pacific adalah Apple Headquarter di Cupertino California seluas 710000 m<sup>2<\/sup>. Setelah tukar menukar informasi, Mr. Ibrahim berpendapat bahwa industri pracetak dan prategang Indonesia sudah berada di jalur yang benar, apalagi akan menghadapi demand yang cukup besar dalam 2015-2019. Salah satu aspek yang dikagumi Mr. Ibrahim adalah sistem pelatihan tenaga ahli pengawas dan perencana pracetak di Indonesia, yang telah menghasilkan jumlah yang lebih banyak dari di Amerika sendiri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Studi banding industri pracetak\/prategang IAPPI-AP3I pada hari ke sepuluh , Senin 6 Mei 2015, adalah mengambil topik visitasi pabrik pracetak Clark Pacific, sebuah perusahaan pracetak terbesar di wilayah West Coast Amerika Serikat. Saat ini perusahaan ini mempunyai 4 plant besar di wilayah California. Pabrik di Sacramento yang ditinjau mempunyai luas 14 ha, sedangkan pabrik terluas&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":532,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-529","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-activities"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/529","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=529"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/529\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":565,"href":"https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/529\/revisions\/565"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/532"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=529"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=529"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.iappi-indonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=529"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}