Studi banding
industri pracetak/prategang IAPPI-AP3I pada hari ke sembilan, Selasa 5 Mei 2015, mengambil topik Perencanaan Bangunan Gedung Bertingkat Tahan Gempa Berkinerja Tinggi. Narasumber utama adalah Ms. Susan Dow Nakaki, yang adalah seorang perencana dan peneliti Precast Structural Seismic Structural System (PRESSS) Program dari sejak awal dimulainya program tersebut tahun 1994. Ms. Susan memberi penjelasan tentang konsep PRESSS baik untuk sistem rangka maupun dinding pemikul, sehingga bisa memberikan struktur tahan gempa berkinerja tinggi : yaitu tetap dapat berfungsi walaupun terkena gempa kuat dan mudah diperbaiki. Ms Susan juga menerangkan perencanaan beberapa bangunan dengan sistem ini, yaitu bangunan Apartemen Paramount 39 lantai di San Francisco, Gedung Parkir Rumah Sakit dan Asrama Mahasiswa Universitas Stanton di Palo Alto. Keseluruhan gedung tersebut terletak di wilayah gempa kuat California. Pada perencanaan Gedung Paramount, sistem PRESSS dipilih setelah dilakukan kajian perbandingan dengan sistem baja dan beton konvensional. Pada gedung ini sistem rangka perimeter PRESSS dikombinasikan dengan sistem pelat prategang. Pada gedung parkir dan asrama Universitas Stanton, sistem pracetak dipilih karena waktu konstruksi yang terbatas. Pada gedung parkir digunakan sistem rangka perimeter PRESSS yang dikombinasikan dengan pelat prategang double tee. Pada gedung asrama digunakan sistem dinding pemikul PRESSS. Kunjungan lapangan lalu dilakukan ke gedung-gedung tersebut, yang terlihat dengan jelas kualitas sangat baik yang dapat diberikan sistem pracetak. Ms. Susan juga menyambut baik pihak Indonesia yang saat ini sedang mengembangkan sistem tahan gempa berkinerja tinggi berbasis PRESSS, dan memberikan saran-saran untuk pengembangan selanjutnya, yaitu sistem bangunan pracetak penuh bertingkat tinggi dengan kombinasi sistem rangka dan dinding pemikul berbasis PRESSS. 
