3.WhatsApp Image 2017-06-15 at 5.02.08 PM

FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) Forum Nasional Strategi Peningkatan Produktifitas Konstruksi Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan

Pada tanggal 15 Juni 2017, Ditjen Bina Konstruksi Kemen PU PR menyelenggarakan  FGD Forum Nasional Strategi Peningkatan Produktivitas Konstruksu Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan yang dihadiri oleh narasumber dan stakeholder dari K/L/I , industri konstruksi, perguruan tinggi dan asosiasi terkait

Untuk menyusun strategi tersebut, Ditjen Bina Konstruksi telah membuat working paper dengan dukungan data indicktor daya saing yang berkaitan dengan bidang konstruksi. FGD dilakukan untuk memperoleh masukan dari narasumber dan stakeholder terhadap working paper serta untuk  mendapatkan data tambahan terkait dengan indikator daya saing. Berdasarkan hasil FGD, akan disusun rekomendasi kebijakan kepada para pemangku kepentingan serta pihak-pihak terkait yang berkaitan dengan bidang konstruksi.

Matriks 7 pilar dan 20 indikator terpilih daya saing global global infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan

IAPPI secara khusus diundang pada sesi diskusi yang membahas Pilar 9 Kesiapan Teknologi. Ada 3 indikator yang dibahas yaitu : 9.01 Ketersediaan teknologi terkini, 9.02 Adopsi terhadap teknologi, 9.03 Foreign Direct investment dan Trasfer Teknologi. Indikator adalah skala kualitatif dari 1 sampai 7, dimana 1 = tidak sama sekali dan 7 untuk sebagian besar. Kondisi eksisting Indonesia disampaikan, dengan benchmarking dari negara-negara yang mempunyai indikator terbaik dan negara-negara yang kondisinya mirip dengan Indonesia.

Secara umum Indonesia ada di peringkat 91 pada Pilar 9 Kesiapan Teknologi, jauh dibawah Korea (20), Malaysia (43) dan Thailand (63). Untuk indikator 9.01 ketersediaan teknologi terbaru Indonesia di peringkat 73, dibawah Korea (30), Malaysia (34), Thailand (70). Pada indikator absorpsi teknologi level perusahaan Indonesia diperingkat 43, dibawah Malaysia (19), Korea (28), namun di atas Thailand (43). Pada indicator FDI & Transfer Knowledge Indonesia di peringkat 50, dibawah Malaysia (8), Thailand (42), namun di atas Korea (55).Draft rekomendasi kebijakan untuk tiap indikator telah disusun, namun masih perlu mendapatkan masukan mengenai beberapa isu dan data-data untuk menyusun rekomendasi final.

FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD)


Copyright 2015 Gezkho